Implementasi Metode Tikrar Dalam Menghafal Al-Qur'an
Keywords:
Implementasi, Metode Tikrar, Al-Qur’anAbstract
Pada dasarnya umat manusia khususnya umat islam berkewajiban untuk menjaga Al-Quran dengan sebaik-baiknya, karena sudah sunatullah yang telah ditetapkan-Nya. Salah satu usaha yang dapat dilakukan untuk menjaga kemurnian Al-Quran adalah dengan menghafalkannya. Metode tikrar adalah suatu cara menghafal Al-Quran dengan mengulang-ulang hafalan baik untuk menambah maupun menjaga hafalan. Menghafal Al-Qur’an adalah suatu usaha untuk mengingat sesuatu, dalam ini adalah Al-Qur’an tanpa melihat mushaf dengan berdasarkan kaedah tilawah dan asas tajwid yang benar.Implementasi metode takrar adalah proses mempraktekkan sesuatu yang sistematis dengan cara mengulang-ulang secara teratur dan tertib serta berpikir dengan baik untuk memperoleh hasil yang diharapkan.Dasar implementasi metode takrar dalam menghafal Al-Qur’an adalah berdasarkan ayat Al-Qur’an surat Al-Furqan ayat 32;Tujuan diterapkannya metode takrar tersebut secara garis besar ada dua, yaitu; Memelihara hafalan Al-Qur’an,Memudahkan Hafalan Al-Qur’an. Penerapan metode takrar dalam menghafal Al-Qur’an adalah diterapkan dalam membuat hafalan-hafalan baru, serta pengulangan pada hafalan yang telah diperoleh agar dapat melekat dengan baik.
References
Abd. Bin Nuh dan Oemar Bakry, Kamus Indonesia Arab Inggris, Cet. XVI, Jakarta: PT. Mutiara Sumber Widya, 2005.
Abdul Aziz Abdul Ra’uf Al Hafidz, Kiat Sukses Menjadi Hafidz Qur’an, Cet. IV, Bandung: Syaamil, 2004.
Abdul Mujib, Ilmu Pendidikan Islam, Cet. II, Jakarta: Kencana, 2008.
Abdurrahman Abdul Khaliq, Al-Qawaid Adz Dzahabiyat Lil Hifzhil Qur’an Al Karim, Penerj. Abdul Rosyad Shidiq, Cet. I, Jakarta: Pustaka Al- Kautsar, 1991.
Abu Ahmadi, Psikologi Umum, Cet. II, Jakarta: PT Reneka Cipta, 1998.
Ahmad Syariddin, Mendidik Anak, Membaca, Menulis, Dan Mencintai Al-Qur’an, Cet. I, Jakarta: Gema Insani Press, 2004.
Ahmai Arif, Pengantar Ilmu dan Metodologi Pendidikan Islam, Jakarta: Ciputat Pers, 2002.
Ahsin al-Hafidz, Bimbingan Praktis Menghafal Al-Qur’an, Ed. I, Cet. III, Jakarta: Bumi Aksara, 2005.
Ali Mustafa Yaqub, Nasihat Nabi Kepada Pembaca dan Penghafal Al-Qur’an, Cet. I, Jakarta: Gema Insani Press, 1990.
Imam Bukrari, Shahih Bukhari, Jilid VI, Beirut: Dar al Kutub Ulumiyah, t.t.
M. Ngalim Purwanto, Psikologi pendidikan, Cet. XX, Bandung: PT. Remaja Rosdakarya, 2004.
Mahmud Yunus, Kamus Arab Indonesia, Cet.VIII, Jakarta: PT. Mahmud Yunus Wadzuryah, 1990.
Muh. Wahyudi, Ilmu Tajwid Plus, Cet. VIII, Surabaya: Halim Jaya, 2008.
Mustaqim dan Abdul Wahid, Psikologi Pendidikan, Cet. I, Jakarta: PT. Reneka Cipta, 1991.
Nawawi al-Bantany, Al-Hidayah; Al-Qur’an Tafsir Perkata Tajwid Kode Angka, Banten: PT. Kalim, t.t.
Rosihin Anwar, Ulum Al-Qur’an, Cet. II, Bandung: CV. Pustaka Setia, 2010.
Sa’dullah, Sembilan Cara Praktis Menghafal Al-Qur’an, Cet. I, Jakarta: Gema Insan, 2008.
Sumadi Suryabrata, Psikologi Pendidikan, Jakarta: Grafindo, 1998.
Tim Penyusun Kamus Pusat Bahasa, Kamus Besar Bahasa Indonesia, Ed. III, Cet. II, Jakarta: Balai Pustaka, 2005.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






